Postingan

Tissue dan Kotoran :O

Gambar
Kotoran tidak bisa bersih tanpa tissue Tissue tidak ada guna tanpa kotoran. Seperti itukah arti persahabatan? Haha!

Terima Kasihku~

Benarlah, semua pasti ada hikmahnya. Aku tidak tahu apakah yang aku maksud dengan hikmah ini memang benar-benar hikmah yang Allah maksudkan untukku. Tapi satu hal yang ku yakini dengan jelas, aku tidak menyesal harus sakit sampai diopname berkali-kali. Di luar keberserahanku sebagai seorang hamba atas apa-apa yang telah Allah taqdirkan untukku, juga kesempatan yang aku dapatkan untuk pengguguran dosa, aku bersyukur karena Allah sudah menunjukkan bentuk cinta yang berbeda padaku. Terima kasih bertubi-tubi untuk keluargaku yang begitu sabar menghadapi rentetan sakit yang aku alami, terima kasih untuk ibu yang tidak pernah berhenti peduli pada kesehatanku, meskipun kepedulian itu keluar dalam bentuk omelan, tapi sungguh, aku rela diomeli seumur hidup olehmu, Ibu. Terima kasih untuk Bapak yang bolak-balik Maninjau-Bukittinggi untuk mengantar jemput dan menjengukku, terima kasih telah mengkhawatirkan kesehatanku sampai kabarnya tidak bisa tidur, terima kasih telah memarahiku karena masu...

Like You and Me!

Gambar

?

Gambar

Dearest, Nia

"Bang, ngerokoknya jangan di sini, ya, temen saya ga bisa kena asap rokok" Abang senior itu lalu pergi tanpa berkata apa-apa. Aku tersenyum sepanjang hari mengingat apa yang kamu lakukan untukku, Nia. Mungkin semua orang di dalam kehidupanku tahu betul bahwa aku tidak bisa terkontaminasi asap rokok, semua tahu dan kamu bukanlah orang pertama yang mengetahuinya. Tapi sungguh, kamu adalah orang pertama yang melakukan hal itu tadi untukku, orang pertama yang melarang seorang asing merokok di dekatku di saat aku tidak bisa melakukannya. Ya, aku memang terlahir sebagai seorang yang memiliki rasa tidak enakan sangat tinggi terhadap orang lain, bagaimanalah aku bisa memberanikan diri melarang orang tak dikenal merokok di dekatku, apalagi sampai mengusir. Ah, ya, Nia, Dulu, pernah suatu kali di perjalanan pulang, di atas mobil, aku hampir mati sesak napas karena terhirup asap rokok yang tidak bisa dihindari, aku tidak bisa ke mana-mana, dan serapat apalah aku menutup hidung...

Ujung Mimpi Kita

Gambar
Sudah lama, kita menanam mimpi di taman langit Dan air hujan yang turun dari mata-mata telah menyiraminya setiap hari Langitmu dan langitku suatu hari nanti akan menjadi langit kita Tempat kita menatap bekas mimpi yang telah dipanen Bekas mimpi yang menjadi bukti bahwa kita pernah sendiri dan mandiri Namun tak lagi. Wahai orang yang rajin bermimpi, Mimpimu dan mimpiku mungkin tidak sama Tapi percayalah, Ada takdir yang menyamakan garis hidup kita di suatu titik Kita yang kini memiliki jalan dan warna berbeda, suatu hari nanti akan menemukan ujung cabangnya Dari sana, semuanya akan tampak jelas, bahwa seberapapun rumitnya perjalanan kita, Pada akhirnya, di suatu persimpangan, kita akan bersua jua.

Tiga Sajak Singkat

Aku lebih ingat wajahmu Daripada guratan di wajahku. * Aku lebih hapal nomor ponselmu Daripada digit milikku. * Tapi aku tak kenal siapa itu Yang kau simpan di pelupuk matamu saat menatapku.