Postingan

Ramadhan~

Gambar

Bukan Keluhan~

Apa karena dosaku yang terlalu banyak hingga Allah memberikan kesempatan pengguguran dosa yang begitu sering? Kalau begitu, Terima Kasih ya Allah.. :')

Tentang Dua Adik yang Allah Titip^

Tentang dua adik yang Allah beri Aku merasa begitu beruntung Bukan karena kuantitasnya yang cukup banyak Tapi tak lebih karena kebahagiaan yang Allah titip lewat mereka begitu besar. Untuk ke sekian kalinya, Terima kasih, Tuhan :')

Tentang Cinta yang Diam-Diam Kau Ukir^

Gambar
Tentang cinta yang diam-diam kau ukir di palung hati Allah telah menuliskannya sejak lama Tak salah Siapa yang berani menyalahkan cinta? Sementara ia semacam makhluk yang Allah cipta. Biar ku tebak, kawan Kau menginginkannya, bukan? Menjadi pengisi harimu di masa depan Menjadi penabuh kasih di rumah kecil yang kau bina bersama Menjadi tempat bersandar saat airmata terpaksa mengalir di pipi Aku juga merasakannya. Dan... Kau hanya perlu menyiapkan diri Berkaca padanya yang tinggi Kemudian silakan berharap lagi Mudah-mudahan Allah sependapat dengan harap yang kau curi, pada dinding cinta di hati yang terasapi wangi kasturi.

Tentang Persahabatan yang Kueja Malam Ini

#Tentang persahabatan yang dulu pernah kita agungkan Kau sebut, kita adalah tiga insan tak terpisahkan. #Jarak. Mungkin memang pantas dijadikan alasan kealpaan kita Tapi hati tak mengenalnya, kurasa. #Lalu mengapa rindu tak berhasil mempertemukan kita, kawan?

Bapak Taufiq, saya ngefans :D

Gambar
Meski hanya ngobrol beberapa menit, tapi pertemuan dengan orang-orang besar memang meninggalkan jejak yang besar pula yaaa.. Mudah-mudahan bisa ketemu Bapak Taufiq Ismail lagi, aamiin :)

Untuk Pagi, Malam, dan SenjaMU, Tuhan...

Gambar
Tuhan memberiku jutaan pagi, yang ku eja mentarinya dan ku selundupkan sinarnya, pada retina yang ku pakai untuk menatapmu, Bunda.. Tuhan memberiku jutaan malam, yang ku eja gelapnya dan ku simpan indahnya, pada mimpi-mimpi yang ku pakai untuk mengunci wajahmu, Ayah.. Juga senja yang mencubit langit hingga memerah, aku meminjam ronanya untuk ku taruh pada muka pucat berairmata penuh rinduku saat aku jauh dari rumah, tempat kita menyulam kasih dan kisah. Terima kasih, Tuhan.